Provide adaptable workspaces and customized office solutions for your evolving business.
View Details
Provide adaptable workspaces and customized office solutions for your evolving business.
View Details

Our Services

Serviced Office Jakarta Selatan | Bisa Sewa Harian | Gratis Biaya Set Up & Meeting Room

Our serviced offices in South Jakarta provide exceptional workspaces designed to maximize your productivity.

Read More

Virtual Office

Enjoy the flexibility of a professional business address without the commitment of a physical office with Effist’s virtual office solutions.

Read More

Meeting Room

Our meeting rooms provide a professional setting for successful meetings with state-of-the-art equipment and comprehensive support services.

Read More

Our Speciality

Prestigious Locations

Establish a strong corporate image with a prestigious business address in a prime, prestigious location.

Competitive Rates

Gain access to essential business services at competitive prices designed to fit your budget and maximize value.

Flexible Terms

Get the flexibility of renting for just an hour or for several years, to meet your evolving business needs.

Fully Furnished

Save time and money with our fully furnished office space, ready for immediate occupancy.

Excellent Services

Enjoy dedicated, professional, on-demand business support services for your company's growth and success.

24/7 customer support

We provide exceptional customer support and cutting-edge technology that keeps you connected.

Our Locations

EightyEight@Kasablanka

EightyEight@Kasablanka

EightyEight@Kasablanca Office Tower 18th Floor
Kota Kasablanka, Jl. Raya Casablanca Kav. 88,
Jakarta Selatan 12870 

Phone : 02129607500

Fax : 02129607501

Email : contact@effist.com

Gandaria 8 Office Tower

Gandaria 8 Office Tower

Gandaria 8 Office Tower 8th Floor Jl. Sultan Iskandar Muda no 10, Arteri Pondok Indah Kebayoran Lama, Jakarta Selatan 12240

Phone : 02129851600

Fax : 02129851601

Email : contact@effist.com

News and Article

9 Langkah Praktis Memilih Peluang Bisnis yang Tepat
Memasuki dunia bisnis yang begitu dinamis, kemampuan untuk mengidentifikasi dan memanfaatkan prospek merupakan kunci kesuksesan. Prospek bisnis yang tepat dapat menjadi fondasi yang kuat bagi kesuksesan perusahaan dan pertumbuhan ekonomi. Oleh karena itu, penting bagi para pengusaha dan calon pengusaha untuk memahami bagaimana cara mengenali serta memilih peluang bisnis yang sesuai dengan potensi dan kebutuhan pasar. Artikel ini akan membahas mengapa kemampuan untuk mengenali dan memilih peluang bisnis yang tepat sangat penting, serta sembilan langkah praktis yang akan membantu Anda menemukan peluang bisnis yang sesuai dengan potensi dan kebutuhan pasar. Mari kita telaah bersama-sama bagaimana membangun fondasi yang kokoh untuk kesuksesan bisnis melalui pemilihan peluang yang cerdas.

Apa yang Dimaksud dengan Peluang Bisnis?

Peluang bisnis adalah kondisi atau situasi yang menawarkan kemungkinan untuk mendapatkan keuntungan atau kesuksesan di dunia bisnis. Lebih dari sekadar ide, peluang bisnis melibatkan potensi pasar yang dapat dimanfaatkan dengan strategi yang tepat. Secara sederhana, peluang bisnis dapat dijelaskan sebagai suatu potensi atau kesempatan yang terbuka lebar bagi para pengusaha untuk meraih keberhasilan dalam dunia bisnis, dengan memanfaatkan tren pasar, kebutuhan konsumen, dan inovasi yang dapat mendukung pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan. Peluang ini muncul sebagai respons terhadap kebutuhan atau perubahan dalam masyarakat, teknologi, atau lingkungan bisnis. Dalam esensinya, peluang bisnis mencakup segala hal mulai dari kekosongan pasar yang belum terpenuhi hingga inovasi produk atau layanan yang dapat memenuhi keinginan pelanggan. Mampu mengenali peluang bisnis berarti memiliki pandangan yang tajam terhadap dinamika pasar dan kemampuan untuk merancang solusi yang relevan dan bernilai tinggi bagi konsumen. 

Mengapa Kita Harus dapat Memanfaatkan Peluang dalam Berbisnis? 

Memanfaatkan peluang dalam berbisnis bukan sekadar pilihan, melainkan suatu keharusan untuk bertahan dan berkembang di tengah persaingan yang ketat. Peluang bisnis merupakan jalan menuju pertumbuhan, inovasi, dan keunggulan kompetitif. Melalui kemampuan menangkap peluang, sebuah bisnis dapat memperluas pangsa pasar, meningkatkan pendapatan, dan menciptakan nilai tambah bagi konsumen. Kemampuan untuk mengidentifikasi perubahan tren konsumen, teknologi, atau kebutuhan pasar merupakan aset berharga yang membedakan antara kesuksesan dan kegagalan bisnis. Selain itu, memanfaatkan peluang juga membuka pintu bagi pengembangan keterampilan adaptasi dan kreativitas, memungkinkan bisnis untuk tetap relevan dan berdaya saing di era yang terus berubah ini. Dengan kata lain, memanfaatkan peluang dalam berbisnis adalah langkah strategis untuk menciptakan masa depan yang berkelanjutan dan sukses.

Langkah-langkah Mengenali dan Memilih Peluang Bisnis yang Tepat?

Membangun  dan mengembangkan bisnis merupakan langkah besar yang membutuhkan pertimbangan matang. Tidak jarang, keberhasilan bisnis dimulai dari pemilihan peluang yang tepat. Berikut adalah langkah-langkah yang dapat membantu Anda dalam mengenali dan memilih peluang bisnis:

Pahami Minat dan Keahlian Anda  

Sebelum melangkah lebih jauh, pertimbangkan apa yang Anda minati dan keahlian apa yang dimiliki. Apakah Anda memiliki ketertarikan dalam suatu bidang? Apakah Anda memiliki keterampilan khusus yang dapat diubah menjadi prospek bisnis? Mengenal diri sendiri adalah langkah awal yang krusial dalam menemukan potensi bisnis yang tepat.

Lakukan Riset Market

Melakukan riset market adalah langkah berikutnya yang tak kalah penting. Apakah ada permintaan untuk produk atau layanan yang Anda tawarkan? Bagaimana tren pasar saat ini? Riset market yang cermat dapat memberikan wawasan berharga untuk memahami apakah potensi bisnis tersebut memiliki prospek yang baik.

Buat Proyeksi Keuangan

Selanjutnya, lakukan penilaian keuangan yang teliti. Buatlah anggaran dan rencana keuangan yang memperhitungkan semua aspek bisnis. Pastikan bahwa prospek bisnis yang dipilih dapat memberikan pengembalian investasi yang memadai.

Pertimbangkan Risiko yang Mungkin Dihadapi

Setiap bisnis memiliki risiko, dan penting untuk mengidentifikasi dan mengelolanya. Apa risiko utama yang mungkin dihadapi? Bagaimana strategi untuk mengurangi atau mengatasi risiko tersebut? Memahami risiko adalah kunci untuk membuat keputusan yang lebih bijak.

Evaluasi Persaingan

Pahami persaingan dalam industri yang dipilih. Apa yang membuat bisnis Anda unik? Bagaimana Anda dapat bersaing dan menonjol di pasar? Analisis persaingan membantu Anda menemukan keunggulan kompetitif.

Pertimbangkan Aspek Hukum dan Regulasi

Sebelum memulai atau mengembangkan bisnis, pahami regulasi dan persyaratan hukum yang berlaku. Pastikan Anda memenuhi semua persyaratan lisensi dan peraturan untuk menghindari masalah hukum di masa depan.

Evaluasi Skalabilitas

Evaluasi sejauh mana bisnis dapat berkembang. Apakah dapat ditingkatkan dalam skala lebih besar? Memahami potensi pertumbuhan membantu Anda merencanakan langkah-langkah untuk masa depan.

Bangun Networking

Bangun jaringan dalam industri yang dipilih. Temui orang-orang yang telah berhasil dalam bisnis serupa. Mentorship dan dukungan sosial dapat memberikan pandangan berharga dan bimbingan.

Rencanakan Bisnis Anda

Buat rencana bisnis yang komprehensif. Rencana ini harus mencakup visi, misi, tujuan, strategi pemasaran, dan proyeksi keuangan.

Apa Peluang Bisnis yang Bagus Saat Ini?

Setelah memahami langkah-langkah untuk mengenali dan memilih prospek bisnis, saatnya melihat beberapa prospek bisnis yang menjanjikan saat ini di Indonesia. Berikut beberapa ide bisnis yang dapat dipertimbangkan:

Digital Marketing Services

Bisnis ini berkembang seiring dengan meningkatnya kebutuhan perusahaan untuk memperluas jejak online mereka. Layanan seperti manajemen media sosial, iklan online, dan strategi pemasaran digital lainnya sangat dicari.

E-commerce Ventures

E-commerce terus tumbuh, terutama dengan meningkatnya minat konsumen untuk berbelanja secara online. Mendirikan toko online atau menyediakan layanan terkait e-commerce dapat menjadi pilihan yang menjanjikan.

Startups

Mendirikan startup untuk mengatasi masalah tertentu atau memberikan solusi inovatif dapat menjadi peluang besar di dunia yang terus berkembang ini.

Education Technology (EdTech)

Transformasi pendidikan melalui teknologi membuka peluang dalam platform pembelajaran online, aplikasi pendidikan, dan pembuatan konten e-learning.

Remote Work Solutions

Pergeseran menuju bekerja dari jarak jauh (remote working) menciptakan peluang dalam menyediakan alat dan layanan untuk kolaborasi dari jauh.

Real Estate Investment

Meskipun fluktuasi harga properti bisa terjadi, investasi properti tetap menarik bagi banyak orang. Membangun portofolio properti atau menyediakan layanan investasi properti dapat menjadi opsi bisnis yang menjanjikan.

Personal Finance Consulting

Minat dalam literasi keuangan semakin meningkat sehingga membuka peluang dalam menawarkan saran keuangan, perencanaan anggaran, dan perencanaan investasi.

Mulai Bisnis Anda hari ini dengan Virtual Office!

Memanfaatkan peluang bisnis dapat lebih terwujud dengan memilih solusi praktis dan efisien, salah satunya adalah melalui penggunaan virtual office. Sebagai penyedia layanan office space khususnya di kawasan Jakarta Selatan, Effist Suite Office melalui layanan virtual office yang disediakan memungkinkan Anda untuk beroperasi secara fleksibel tanpa memerlukan ruang kantor konvensional. Melalui layanan ini, Anda dapat memiliki alamat bisnis prestisius, nomor telepon khusus bisnis, dan layanan administratif tanpa harus memiliki kantor fisik. Ini bukan hanya solusi hemat biaya, tetapi juga memberikan kesan profesional kepada pelanggan dan mitra bisnis. Melalui penggunaan layanan virtual office, Anda dan tim dapat bekerja secara remote tanpa mengorbankan kualitas layanan atau citra bisnis. Inilah kesempatan untuk membuka pintu menuju bisnis yang lebih adaptif dan tanggap terhadap perubahan. Dengan demikian, efisiensi dapat dioptimalkan, dan peluang-peluang yang muncul dapat dimanfaatkan secara maksimal.Hubungi kami melalui contact@effist.com untuk mendapatkan informasi lebih lanjut tentang layanan virtual office.Editor: Cardila Ladini
Rekomendasi Area Kantor Perusahaan Ideal untuk Bisnis Anda

Rekomendasi Area Kantor Perusahaan Ideal untuk Bisnis Anda

12 January 2026

Bagi para pemilik bisnis, penentuan lokasi kantor perusahaan tidak boleh diremehkan. Lokasi kantor perusahaan yang strategis dapat membuat bisnis terlihat kredibel di mata pelanggan dan mitra bisnis. Bagi perusahaan yang baru merintis, opsi sewa ruang kantor lebih diminati karena fleksibel dan lebih ramah biaya. Selain faktor lokasi, kantor perusahaan dengan fasilitas lengkap untuk disewa juga menjadi pertimbangan penting.Salah satu area kantor perusahaan yang banyak diminati berada di Jakarta Selatan dan Jakarta Pusat. Bagi Anda yang sedang mencari lokasi gedung kantor, Anda akan memerlukan rekomendasi area kantor perusahaan paling strategis dan cocok untuk kebutuhan bisnis Anda.

Jenis Kantor Perusahaan Apa Saja?

Sebelum masuk ke rekomendasi area perkantoran, Anda perlu tahu terlebih dahulu jenis-jenis kantor perusahaan. Setiap jenisnya memiliki ciri khas tertentu sebagai pertimbangan Anda.

Serviced Office

Jenis serviced office adalah jenis kantor dengan fasilitas lengkap dan siap pakai. Contoh fasilitas ini adalah ruang meeting, pantry, lounge, fasilitas internet, dan sebagainya. Jenis ini biasanya dikelola oleh pihak ketiga sebagai penyedia ruang kantor tersebut. Banyak perusahaan menyewa jenis kantor ini karena sifatnya yang fleksibel dan bisa langsung beroperasi tanpa harus memikirkan penataan fasilitas kantor. Perusahaan dapat menyewa jenis kantor ini sesuai kebutuhan, baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang.

Virtual Office

Jenis selanjutnya adalah virtual office. Jenis kantor ini cocok untuk perusahaan yang beroperasi secara remote, tetapi memerlukan alamat bisnis resmi. Maka dari itu, alamat virtual office biasanya terletak di kawasan bisnis strategis. Selain alamat, fasilitas virtual office juga mencakup pengelolaan surat dan paket, pengelolaan panggilan, ruang meeting, admin support, dan penyediaan ruang kantor jika diperlukan.

Coworking Space

Jenis kantor perusahaan selanjutnya adalah coworking space. Jenis ini merupakan ruang kerja bersama yang digunakan oleh karyawan dari berbagai perusahaan berbeda atau freelancer individual yang memerlukan ruang kerja profesional. Coworking space menggabungkan sifat fleksibel yang bisa disewa sesuai kebutuhan dengan model kantor fisik tradisional. Selain untuk bekerja, coworking space juga membuka peluang untuk networking dengan individu lainnya.

Bagaimana Cara Memilih Lokasi Kantor Perusahaan yang Strategis?

Pemilihan lokasi kantor yang strategis memerlukan beberapa pertimbangan penting. Beberapa tips untuk menentukan lokasi kantor terbaik sesuai kebutuhan Anda adalah:

Pertimbangkan Kebutuhan Anda

Langkah pertama adalah mempertimbangkan kebutuhan perusahaan Anda. Setiap lokasi memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri, jadi pilihlah dengan bijak. Misal, jika bisnis Anda beroperasi secara offline, Anda perlu mempertimbangkan fasilitas perkantoran yang lengkap dengan akses transportasi yang mudah. Namun, jika bisnis Anda beroperasi secara remote dan hanya memerlukan alamat bisnis profesional, pilihan lokasi kantor Anda dapat lebih luas dan beragam.

Perhatikan Aksesibilitas dan Kualitas Area Kantor

Selanjutnya adalah memperhatikan aksesibilitas ke lokasi kantor. Beberapa kawasan perkantoran dapat hanya diakses dengan kendaraan pribadi, sedangkan kawasan lainnya dapat memiliki variasi transportasi yang beragam. Selain itu, pertimbangkan juga seberapa dekat area kantor dengan fasilitas yang dapat mendukung work-life balance. Contohnya adalah restoran, mall, gym, taman, dan sebagainya. Area seperti ini juga dapat berdampak pada reputasi bisnis Anda. 

Evaluasi Potensi Perluasan Tim

Bagi bisnis yang baru merintis, Anda mungkin mempertimbangkan potensi perkembangan tim di masa depan. Anda dapat memerlukan lebih banyak ruangan jika tim Anda semakin besar. Pilihlah lokasi yang bisa mewadahi perkembangan ini. Fleksibilitas ini dapat menjaga operasional bisnis terus berjalan seiring dengan berkembangnya bisnis dan tim Anda.

Pertimbangan Budget Anda

Hal yang tidak kalah penting adalah faktor budget. Setiap area perkantoran memiliki biaya yang berbeda-beda. Area perkantoran yang strategis, seperti di kawasan bisnis, dapat memiliki harga yang relatif mahal. Jika Anda akan menyewa kantor, pertimbangkan juga total biaya yang perlu dikeluarkan. Hal ini termasuk biaya tambahan yang mungkin perlu dikeluarkan, seperti misalnya pajak bangunan atau biaya pemeliharaan fasilitas.

Rekomendasi Area Kantor Perusahaan Terbaik di Jakarta

Bagi Anda yang mencari area kantor perusahaan di Jakarta yang strategis, berikut adalah beberapa rekomendasi yang bisa Anda pertimbangkan:

Sudirman Central Business District (SCBD)

Salah satu area perkantoran yang populer di kalangan pebisnis adalah Sudirman Central Business District (SCBD). Area ini adalah kawasan perkantoran elit yang terintegrasi dengan hotel, pusat perbelanjaan, dan fasilitas hiburan di Jakarta Selatan. Kawasan SCBD terletak sangat strategis karena dekat dengan fasilitas pendukung serta akses mudah ke transportasi publik. Lokasinya yang terletak di inti daerah Golden Triangle Jakarta menjadikannya daya tarik bagi berbagai perusahaan multinasional maupun global.

Thamrin & Sudirman

Rekomendasi berikutnya adalah area sekitar Thamrin dan Sudirman. Area ini termasuk area Central Business District (CBD) utama di Jakarta Pusat. Kawasan Thamrin dan Sudirman terkenal dengan banyaknya gedung perkantoran berkelas, gedung pemerintah, dan fasilitas publik seperti pusat perbelanjaan dan hotal. Akses ke transportasi publik juga cukup mudah, mulai dari MRT, TransJakarta, serta jalan besar. Area ini menjadi ikon kota Jakarta dengan suasana bisnis yang dinamis.

Gatot Subroto

Area Gatot Subroto termasuk kawasan perkantoran utama dengan sejumlah gedung perkantoran modern dan fasilitas pendukung yang lengkap. Lokasi ini cukup populer di kalangan pemilik bisnis karena areanya yang strategis dan dekat dengan kawasan perkantoran lain, seperti Thamrin, Senayan, dan Slipi. Area Gatot Subroto juga mudah diakses melalui jalan tol dan transportasi publik. Area ini menjadi opsi populer bagi perusahaan yang ingin lokasi strategis dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan SCBD.

Mega Kuningan

Rekomendasi area perkantoran berikutnya adalah Mega Kuningan. Area ini identik dengan banyaknya kantor kedutaan negara. Kawasan bisnis ini bergaya internasional dengan gedung perkantoran modern serta terintegrasi dengan fasilitas seperti hotel dan restoran. Suasana profesional dengan lingkungan hijau membuatnya menjadi opsi populer bagi banyak perusahaan.  Kedekatannya dengan akses tol serta jaringan transportasi publik membuat mobilitas karyawan dan pengunjung menjadi relatif mudah.

Tebet

Area Tebet menjadi rekomendasi area perkantoran terbaik berikutnya. Area ini telah berkembang sebagai area perkantoran dengan biaya terjangkau. Tidak hanya itu, area Tebet juga memiliki akses transportasi yang cukup baik melalui TransJakarta, akses ke jalan utama, serta jarak yang dekat ke Stasiun Tebet. Kawasan ini cocok untuk perusahaan yang ingin berada di jangkauan pusat bisnis utama Jakarta Selatan dengan biaya yang ramah di budget. Fasilitas lain seperti mall hingga restoran juga banyak ditemukan untuk mendukung work-life balance.

Gandaria

Rekomendasi area perkantoran berikutnya adalah Gandaria yang berlokasi di daerah Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Area ini berlokasi strategis dan dekat dengan berbagai fasilitas menarik, seperti Gandaria City Mall, apartemen, dan hotel. Lokasinya di Jl. Sultan Iskandar Muda juga cukup mudah dijangkau oleh kendaraan umum dan pribadi. Anda bisa melalui jalan besar, jalan tol, atau transportasi umum dengan TransJakarta di Halte Kebayoran Lama dan kereta di Stasiun Kebayoran.

Upgrade Kantor Perusahaan Anda ke Lokasi Premium dengan Effist Suite Office!

Ingin mencari ruang kantor untuk disewa dengan harga terjangkau di lokasi yang strategis? Tapi, Anda bingung harus mulai dari mana? Jangan khawatir, Effist Suite Office punya solusinya!Effist Suite Office hadir dengan layanan serviced office yang menyediakan ruang kantor berkualitas premium dengan fasilitas lengkap. Fasilitas kami mencakup meja dan kursi ergonomis, internet berkecepatan tinggi, ruang meeting dalam berbagai ukuran, business lounge, pantry, serta layanan resepsionis dan kebersihan profesional. Kami memastikan Anda dapat fokus ke operasional bisnis tanpa harus memusingkan pengelolaan ruang kantor. Effist Suite Office terletak di lokasi strategis di Jakarta Selatan dengan akses transportasi yang mudah, yaitu Office 88 Kota Kasablanka dan Gandaria 8 Office Tower. Hal ini tidak hanya memudahkan mobilitas karyawan, tetapi juga klien yang berkunjung ke kantor Anda.Untuk informasi lebih lanjut, hubungi kami melalui email contact@effist.com atau kunjungi “Book Tour”.Editor: Irnadia Fardila
Go-To-Market Strategy: Guide for Successful Product Launch

Go-To-Market Strategy: Guide for Successful Product Launch

06 January 2026

The new products you see at stores or online platforms don't just appear out of nowhere. There's a long process behind every product launch, with one crucial step being the go-to-market strategy. A good go-to-market strategy ensures that the product reaches the right audience through the proper channels at the right time. Without it, even the most innovative products risk falling flat against the competition.Let's explore the meaning of a go-to-market strategy, its components, and how you can create one for your product.

What is a Go-To-Market Strategy?

Go-to-market (GTM) strategy is a detailed plan to introduce a new product or service into a new market. This strategy includes the target audience, marketing and sales strategies, distribution channels, and product positioning to solve a market problem. The GTM acts as a guide for marketing campaigns, sales efforts, customer support frameworks, and distribution mechanisms. A good go-to-market strategy aligns stakeholders and optimizes resources to ensure a successful market launch and customer acquisition. It ensures the product launch is not wasted on the wrong audience or oversaturated markets. This helps companies to avoid poor sales or high costs. 

What are Go-To-Market Strategy Types?

There are several types of go-to-market strategy frameworks. Each type has a different approach to introducing new products to a new market. These types are:
  • Inbound Strategy: This strategy focuses on attracting customers through valuable content, such as blogs and social media posts, to generate leads organically. It builds trust by addressing customer pain points upfront. This is suitable for scalable digital products aiming for broad awareness.
  • Outbound Strategy: This strategy involves direct outreach via email, cold calls, social selling, or paid lists to prospects matching the ideal customer profile. The company personalizes messages to specific needs to improve close rates on targeted needs. This is suitable for high-value B2B sales requiring personalized engagement.
  • Product-Led Strategy: This strategy positions the product as the primary salesperson. It enables self-service trials, purchases, and upgrades, with minimal sales agent involvement. Customers can experience value directly, which will drive adoption and retention. It's ideal for software tools with intuitive interfaces and freemium models.
  • Channel-Led and Community-Led: Channel-led uses partners, resellers, or distributors to expand market reach via established networks. On the other hand, community-led fosters loyal user groups for organic advocacy and growth. It's ideal for products benefiting from partnerships or strong brand ecosystems.

What Should Be Included in a Go-To-Market Strategy?

Go-to-market strategy components can be modified according to your product and business needs. However, there are several key components you need to include in the GTM strategy:
  • Timeline: A detailed schedule outlining the key milestones and deadlines for the product launch.
  • Pain Points: Identification of customers' pain points, including the main problems or challenges the product will solve. 
  • Ideas: Brainstorming solutions or answers to customers' pain points.
  • Market Analysis: The analysis of market sizes, trends, customer segments, and competitive landscape. It provides insights into opportunities and risks.
  • Product Concept: A clear idea and description of the product. It includes its features and its value proposition. This defines what is being sold and why it matters.
  • SWOT Analysis: The evaluation of SWOT aspects (strengths, weaknesses, opportunities, and threats) related to the product and business. This highlights key internal and external factors.
  • Pitch: A compelling message that communicates the product's unique benefits to persuade stakeholders and customers. This will align sales and marketing efforts. 
  • Goals and KPIs: Specific objectives and measurable indicators to track success and progress. These help monitor performance and guide strategy adjustments.
  • Journey Map: This is the visualization of the customer's experience from awareness to purchase. This helps tailor marketing and sales strategies to customer needs.
  • Promotion: The marketing and communication activities are designed to raise awareness and drive demand for the new product. This includes communication channels (social media, email, website), campaigns, and related activities.

How to Create a Go-To-Market Strategy?

Now, let's move on to the action part: how to build a go-to-market strategy plan. Let's dive deeper into the go-to-market framework to ensure a successful product launch:

Create Buyer Persona

The first step is creating the buyer persona for your product. It is important to ensure your product meets the right people with the right problem. Your buyer persona is the representation of your ideal customers. It is based on market research and real data from existing customers.It consists of demographics, behaviors, goals, pain points, and motivations of the ideal customers. For example, a customer named Audi is a young fitness enthusiast who values organic, healthy ingredients. She can be the buyer persona for wellness or health-related products.

Conduct Competitive Research

It is necessary that your product not only solves customers' pain points but is also different from existing products. To ensure you're delivering unique value, conduct research on competitors with similar products and identify how they're positioned. Assess whether there are already similar products in the market and what your products offer that your competitors don't. 

Map Customer Pain Points to Your Product

In previous steps, you identified your ideal customers, their problems, your product solution, and your competitors' solutions. Now, let's map out these three components. Build a simple table listing the three components to see how they all connect. Here's the example:Buyer Persona: Marketing manager looking for marketing automation tools. Your Product's Solution: A marketing automation platform with AI-driven lead scoring, multichannel campaign management, and an interactive analytics dashboard. It simplifies marketing workflows, requires minimal training, and offers scalable pricing plans.Your Competitor's Solution: A marketing automation platform with comprehensive automation features, extensive third-party integration, and advanced customization options. However, it has a steeper learning curve and a higher cost.

Develop Marketing and Sales Strategy

The next step is to develop a marketing and sales strategy for your product. It is essential to show why your product is uniquely qualified to solve customers' problems, with proof points to back it up. For your sales strategy, consider tactics such as direct sales, self-service sales, and partner sales.

Set Realistic Goals

It is essential to establish clear, measurable goals for each component of the GTM strategy. These goals provide a target to achieve and help align all teams on what success looks like. It could be revenue targets, user acquisition numbers, or customer engagement metrics.

Boost Market Entry Success with Prestigious Virtual Office from Effist Suite Office

A good go-to-market strategy becomes even more effective when supported with the proper business infrastructure. However, physical office space isn't always mandatory. Effist Suite Office provides virtual office services for companies looking for a flexible office environment. You can establish a strong market presence from day one without the high cost of a physical office. Effist provides reputable business addresses located in prestigious locations: Office 88 Kota Kasablanka and Gandaria 8 Office Tower. We also offer professional services, including mail handling, access to fully equipped meeting rooms, on-demand administrative support, and dedicated phone numbers for our tenants, all managed by trained customer service representatives. Strengthen your market presence and build a strong brand image with Effist Suite Office as your trusted partner. For more information about our virtual office services, contact us at contact@effist.comEditor: Trie Ayu Feminin & Irnadia Fardila
7 Langkah Menyusun Rencana Bisnis yang Tepat dan Efektif

7 Langkah Menyusun Rencana Bisnis yang Tepat dan Efektif

05 January 2026

Membangun bisnis yang sukses dan stabil dalam jangka panjang tidak hanya bergantung pada ide yang menarik. Rencana bisnis yang matang juga diperlukan untuk memahami tujuan yang ingin dicapai. Proposal rencana bisnis berperan sebagai fondasi untuk menilai kelayakan usaha, mengelola risiko, hingga mendapatkan bantuan pendanaan. Artikel ini akan membahas lebih lanjut tentang apa itu rencana bisnis serta cara menyusunnya dengan tepat dan efektif.

Apa Itu Rencana Bisnis?

Rencana bisnis atau business plan adalah dokumen strategis perusahaan yang menjelaskan aktivitas bisnis dan tujuan perusahaan secara mendetail. Hal ini termasuk produk atau layanan, analisis pasar, analisis kompetitor, strategi bisnis, hingga strategi marketing. Rencana bisnis juga mencakup proyeksi keuangan yang memperkirakan performa finansial perusahaan.Manfaat rencana bisnis adalah sebagai roadmap untuk mengelola sebuah bisnis. Dokumen ini memberikan arahan jelas untuk mencapai tujuan bisnis yang diinginkan. Bagi bisnis startup yang baru merintis, business plan sangat penting untuk meyakinkan pada stakeholder seperti investor. Jadi, perusahaan startup bisa mendapatkan pendanaan yang dibutuhkan untuk berkembang.

Rencana Bisnis Berisi Apa Saja?

Menyusun rencana bisnis memerlukan pemahaman yang jelas tentang elemen di dalamnya. Dalam pembuatan rencana bisnis, beberapa contoh elemen yang perlu diperhatikan adalah:
  • Executive Summary: Bagian ini merupakan ringkasan dari business plan. Executive summary mencakup pernyataan visi dan misi Anda serta produk yang akan ditawarkan. 
  • Deskripsi Bisnis: Bagian ini menjelaskan deskripsi bisnis, termasuk tujuan, produk, layanan, hingga customer base sasaran. 
  • Analisis Pasar: Bagian ini menganalisis calon pelanggan yang dituju. Hal ini termasuk demografi, lokasi geografi, maupun pain points pelanggan. 
  • Deskripsi Produk atau Layanan: Bagian ini digunakan untuk menjelaskan produk atau layanan perusahaan Anda secara mendetail. Contohnya adalah biaya pembuatan, masa kadaluarsa (jika ada), hingga kebutuhan apa yang dapat dipenuhi.
  • Strategi Marketing dan Penjualan: Anda perlu memaparkan strategi marketing yang diperlukan untuk menjangkau calon pelanggan. Selain itu, bagian ini juga memaparkan bagaimana proses penjualan dilakukan.
  • Proyeksi Keuangan: Bagian ini menjelaskan tujuan finansial perusahaan serta strategi mencapainya. Proyeksi keuangan juga mencantumkan financial statement hingga proyeksi cash flow.

7 Langkah Cara Membuat Rencana Bisnis

Proposal rencana bisnis memberikan gambaran strategi perusahaan dalam jangka panjang. Berikut adalah 7 langkah yang bisa ditempuh untuk membuat rencana bisnis:

Buat Executive Summary

Executive summary berfungsi sebagai ringkasan terhadap keseluruhan business plan. Bagian ini diletakkan di awal proposal rencana bisnis untuk menarik perhatian investor atau stakeholder lainnya. Namun, karena berupa ringkasan, Anda bisa menulis executive summary di tahap terakhir. Elemen yang dimasukkan termasuk pernyataan misi dan visi, produk atau layanan, hingga informasi dasar seputar tim perusahaan Anda.

Jelaskan Perusahaan Anda

Selanjutnya adalah menulis bagian "Deskripsi Perusahaan". Manfaatkan bagian ini untuk memaparkan perusahaan Anda secara mendetail. Hal ini termasuk struktur perusahaan seperti model bisnis, detail founder, lokasi perusahaan, misi, hingga keunggulan yang membedakan perusahaan Anda dari kompetitor. Anda juga bisa menuliskan sedikit sejarah terbentuknya perusahaan Anda. 

Jelaskan Produk atau Layanan Anda

Tahap selanjutnya adalah "Deskripsi Produk" yang menjelaskan produk atau layanan Anda secara mendetail. Bagian ini menunjukkan unique selling points atau keunikan produk Anda dibandingkan kompetitor. Tunjukkan posisi produk Anda dan bagaimana produk tersebut menyelesaikan masalah pelanggan tanpa jargon. Masukkan juga fitur, manfaat, harga, dan proses pengembangan produk. 

Buat Riset Pasar

Lakukan riset menyeluruh terhadap ukuran, pertumbuhan, dan tren pasar bisnis Anda. Paparkan siapa pelanggan tujuan Anda dan kompetitor di industri yang sama. Hasil riset bertujuan untuk membuktikan adanya peluang untuk bisnis Anda. Gunakan data demografi dan perilaku pelanggan serta risiko untuk mendukung produk Anda.

Jelaskan Strategi Marketing dan Penjualan Anda

Bagaimana produk Anda akan dipasarkan dan dijual ke pelanggan? Bagian ini menjelaskan strategi marketing dan penjualan produk Anda. Jabarkan bagaimana Anda akan menjangkau pelanggan dan membangun loyalitas pelanggan. Tunjukkan potensi risiko dan rencana mitigasi untuk menyelesaikan risiko tersebut. Bagian ini mengubah insight menjadi strategi go-to-market.

Jabarkan Operasional Bisnis Anda

Selanjutnya adalah penjelasan operasional bisnis Anda. Pada bagian ini, Anda akan menjelaskan struktur bisnis Anda dan siapa saja yang bertanggung jawab. Hal ini termasuk founder, tim manajemen, board member, karyawan, dan stakeholder utama. Alat visual seperti diagram bisa digunakan untuk menggambarkan struktur manajemen Anda.

Buat Analisis dan Proyeksi Keuangan

Buat analisis dan proyeksi keuangan perusahaan Anda. Hal ini termasuk balance sheet, profit-and-loss statement, cash flow statement, dan break-even analysis. Jika Anda akan mencari bantuan pendanaan, Anda perlu menjelaskan berapa banyak dana yang Anda butuhkan dan apa yang akan dilakukan dengan dana tersebut. 

Contoh Kesalahan Rencana Bisnis yang Harus Dihindari

Setiap jenis bisnis memiliki business plan yang berbeda-beda. Tanpa perencanaan yang tepat, kesalahan dapat terjadi. Beberapa contoh kesalahan dalam membuat rencana bisnis adalah:

Tidak Realistis

Kesalahan pertama adalah rencana bisnis yang tidak realistis. Hal ini terjadi ketika menunjukkan proyeksi finansial atau prediksi pertumbuhan bisnis yang terlalu optimis. Di samping terlalu optimis, business plan ini tidak didukung oleh data yang solid. Hal ini berisiko menurunkan kepercayaan investor dan stakeholder terhadap perusahaan. Rencana bisnis dinilai "terlalu bagus untuk jadi kenyataan" tanpa alasan yang logis.

Target Market yang Kurang Jelas

Kesalahan selanjutnya adalah tidak menentukan target market yang jelas. Artinya, Anda tidak secara spesifik menentukan siapa calon pelanggan Anda. Jangan berasumsi bahwa produk Anda ditujukan untuk semua orang. Hindari segmentasi asal-asalan tanpa analisis perilaku atau kebutuhan pelanggan. Kesalahan ini dapat membuat bisnis sulit bersaing karena produk tidak sesuai dengan permintaan pasar yang tepat.

Kurang Riset

Contoh kesalahan lainnya adalah kurangnya riset. Perencanaan bisnis yang tepat memerlukan data yang lengkap dan akurat. Tanpa data-data ini, pernyataan Anda di dalam rencana bisnis akan diragukan kebenarannya. Aspek seperti persaingan bisnis dan permintaan menjadi kurang akurat. Hasilnya, bisnis Anda dapat kurang sesuai dengan permintaan pasar yang sebenarnya. 

Buat Diskusi Rencana Bisnis Lebih Produktif di Meeting Room Effist

Diskusi terkait rencana bisnis dapat berlangsung kondusif dan produktif jika dilakukan di ruang meeting yang tepat. Effist Suite Office hadir dengan layanan meeting room untuk memfasilitasi berbagai jenis meeting dengan beragam jumlah partisipan.Meeting room Effist dalam mewadahi diskusi kecil berisi 4 partisipan hingga meeting berskala besar berisi 25-40 orang. Layanan meeting room kami berlokasi di area strategis Jakarta Selatan, yaitu Gandaria 8 Office Tower dan 88 Office Kota Kasablanka. Meeting room Effist juga dilengkapi fasilitas penunjang, mulai dari internet berkecepatan tinggi, LCD proyektor, meja dan kursi ergonomis, hingga video conferencing untuk memfasilitasi meeting secara online. Kami juga menyediakan berbagai paket ruang meeting dengan benefit tambahan meliputi coffee break, lunch, catatan, mints, dan air minum untuk kenyamanan selama meeting berlangsung. Untuk informasi lebih lanjut seputar layanan meeting room, hubungi kami melalui email contact@effist.com